Friday, June 21, 2013

Pasar Monopoli

Pengertian Pasar Monopoli

Pasar Monopoli
        Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu produsen yang menguasai pasar. Dengan kata lain satu penjual menguasai segala jenis penawaran. Seseorang yang menguasai pasar monopoli disebut Monopolis.
Ciri-ciri dari pasar monopoli yaitu:
  1. Hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran
  2. Tidak ada barang subtitusi/pengganti yang mirip
  3. Produsen mutlak menetukan harga
  4. Tidak ada pengusaha lain yang memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berapa keunggulan perusahaan.

Kelebihan Pasar Monopoli:
  1. Keuntungan penjual cukup tinggi
  2. Untuk produk yang menguasai hajat hidup orang biasanya diatur pemerintah.

Kelemahan Pasar Monopoli:
  1. Pembeli tidak ada pilihan lain untuk membeli barang
  2. Keuntungan hanya terpusat pada satu perusahaan
  3. Terjadi eksploitasi pembeli.
Dampak negative adanya monopoli:
  • Timbulnya ketidakstabilan harga
  • Kecilnya volume produksi menimbulkan adanya biaya sosial yaitu biaya yang ditanggung oleh masyarakat
  • Adanya unsur ketidakadilan sebab monopolis akan menekan biaya produksi serendah-rendahnya pada pasar faktor produksi dan dengan harga tinggi di pasar barang
  • Kepentingan umum banyak diabaikan, sebab orientasi usahanya hanya didasarkan atas untung rugi saja.
Monopoli bisa timbul karena adanya beberapa hal, yaitu:
1. Faktor alam
        Keadaan alam dapat menimbulkan monopoli bagi suatu daerah. Misalnya, kesuburan tanah dan iklim yang cocok dengan jenis tanaman tertentu menyebabkan suatu daerah memonopoli hasil produksi pertanian tertentu, seperti tembakau di daerah Kedu, Deli; bawang merah di Brebes, dan lain-lain.

2. Peraturan pemerintah
        Misalnya, hak paten untuk melindungi suatu penemuan baru agar perusahaan pemilik tidak dirugikan oleh pihak lain yang menghasilkan produk tiruan dengan harga yang jauh lebih murah. Hak paten memiliki batas waktu dan dapat diwariskan. Bagi penciptanya, diperbolehkan untuk memberi ijin atau lisensi kepada pihak lain untuk mencipta dan menjual produk yang sama.

3. Monopoli alamiah
       Kemajuan teknologi yang semakin canggih akan mengakibatkan perusahaan mampu menekan pengeluaran, sehingga perusahaan dapat lebih efisien dan berkembang karena laba yang diperoleh semakin besar. Apabila perusahaan mampu memperluas produksi dan memasarkannya dengan harga yang terjangkau konsumen dengan kualitas yang memuaskan, hasil produksinya akan mendapat kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, hasil produksinya akan menguasai pasar dan perusahaan mampu menentukan harga di pasar. Perusahaan yang baru timbul biasanya sulit bersaing dengan perusahaan yang telah berkembang dan memegang monopoli tersebut.

Adanya monopoli dalam perekonomian akan menimbulkan beberapa akibat, diantaranya sebagai berikut.
  1. Terbatasnya volume produksi, karena dengan monopoli suatu perusahaan akan berkuasa menentukan besar kecilnya produksi yang dihasilkan untuk memperoleh keuntungan setinggi-tingginya
  2. Terjadi ketidakadilan antara perusahaan yang memegang monopoli dengan perusahaan yang tidak memegang monopoli
  3. Timbulnya eksploitasi dari pemegang monopoli terhadap dua pihak berikut:
  • Pemilik faktor produksi, yaitu dengan membayar mereka dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar
  • Konsumen, yaitu ditetapkannya harga oleh pemegang monopoli atas harga pasar untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya
Dibawah ini ada beberapa cara pencegahan yang umum dipraktikkan untuk mengatasi efek negatif yang ditimbulkan oleh monopoli, diantaranya:
  1. Penarikan pajak
  2. Pengendalian harga
  3. Pemilikan pemerintah untuk barang-barang vital atau yang menguasai hajat hidup orang banyak
  4. Regulasi dengan membuat undang-undang anti monopoli
  5. Pendirian perusahaan oleh pemerintah


Sumber: http://tyuzeka.blogspot.com/2013/04/pasar-monopoli_4.html

Sunday, March 31, 2013

Teori Organisasi Umum - Penetuan Harga Permintaan dan Penawaran, Perilaku Konsumen dan Produsen, serta Gaya Kepemimpinan

Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran

Seperti yang kita semua ketahui bahwa di dalam dunia perbisnisan pasti ada yang namanya permintaan dan penawaran antara penjual dan pembeli, hal tersebut bisa dikatakan bukan hal yang aneh lagi di dalam dunia tersebut. Untuk mengetahui lebih dalamnya saya akan menjelaskan pengertian dan segala aspek di dalamnya.

      A.   Pengertian Permintaan

Permintaan adalah kemauan kepada barang yang akan kita beli pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu juga. Di dalam teori permintaan yaitu adanya analisis dalam ilmu ekonomi yang tentunya menerangkan tentang faktor-faktor yang menemukan permintaan.
Contoh : Permintaan adalah di Pasar Senen yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
Hukum Permintaan: bunyi hukum permintaan mengatakan “Apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan.” Itu memiliki arti jika harga naik secara otomatis pelanggan akan mulai berpindah memilih barang yang lebih murah, begitu sebaliknya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan:
  •        Selera
  •        Pendapatan Konsumen
  •        Harga Barang/Jasa Pengganti
  •        Harga Barang/Jasa Pelengkap
  •        Perkiraan Harga di Masa Dating
  •        Intensitas Kebutuhan Konsumen  

      B.  Pengertian Penawaran

Penawaran adalah sebuah harga dimana yang di tawarkan pada tingkatan harga tertentu dan waktu tertentu.
Contoh: Seorang pembeli sedang berbelanja di sebuah pasar dan sedang membeli sebuah barang, pembeli melakukan penawaran harga kepada si penjual di waktu itu tersebut sehingga mendapatkan harga yang sesuai di antara keduanya.
Hukum Penawaran: bunyi hukum penawaran mengatakan “Apabila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang di tawarkan akan naik, dan apabila tingkat harga turun maka jumlah yang di tawarkan turun” yang artinya di hukum penawaran memiliki sifat searah antara jumlah barang yang di tawarkan dengan tingkat harga.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran:
  •      Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
  •      Tujuan perusahaan
  •      Pajak
  •      Ketersediaan barang pengganti/pelengkap
  •      Prediksi/perkiraan harga di masa depan

Perilaku Komsumen

Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk mengambil keputusan pembelian. Misalkan di dalam melakukan keputusan terhadap harga barang yang murah maka proses keputusan itu akan mudah, sedangkan barang yang tingkatan harganya mahal, maka akan sulit menentukan keputusan karena harus dengan pertimbangan yang matang
Ada 2 Perilaku konsumen secara umum:
- Perilaku Konsumen yang Rasional:

  • Konsumen memilih barangnya sendiri sesuai dengan kebutuhannya sendiri
  • Konsumen memilih barang yang mutunya terjamin
  • Konsumen memilih barang yang harganya sesuai kemampuan konsumen tersebut
- Perilaku Konsumen yang Irrasional:
  • Konsumen yang sangat tertarik terhadap iklan dan promo
  • Konsumen memiliki barang yang bermerek atau mempunyai branded
  • Konsumen yang memilih barang tidak sesuai kebutuhan hanya karena gengsi

Perilaku Produsen

Perilaku produsen adalah sikap yang dilakukan oleh produsen untuk menjalankan suatu hasil  produksi dan produksi mempunyai tujuan yaitu untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam usahanya.
Faktor-faktor dalam Preilaku Produsen:
  • Perencanaan
  • Pengorganisasian
  • Pengarahan
  • Pengendalian


Gaya Kpemimpinan

Kepemimpinan adalah suatu sikap yang mempunyai dominasi tinggi terhadap segala aspek di dalamnya, yang artinya sikap yang mampu memimpin dan memutuskan setiap permasalahan.
Macam-macam gaya kepemimpinan:

  • Gaya Kepemimpinan Otoriter 
Adalah gaya kepemimpinan yang keputusannya di pegang penuh oleh dirinya sendiri.

  • Gaya Kepemimpinan Demikratis
Adalah gaya kepemimpinan yang membuka atau memberi wewenang kepada bawahannya untuk seriap pengambilan keputusan, dan gaya kepemimpinan ini sangat mementingkan kerjasama tim.

  • Gaya Kepemimpinan Bebas
Gaya kepemimpinan ini yang sangat di tujukan kepada para bawahannya untuk mengambil keputusan, sedangkan atasan hanya mengikutinya atau terlibat dalamkuantitas yang kecil.





Referensi:


http://felixdeny.wordpress.com/2012/01/07/definisi-kepemimpinan-dan-macam-macam-gaya-kepemimpinan/

Thursday, January 3, 2013

TUGAS 3

1. PENGERTIAN KOMUNIKASI

            Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi kepada individu lain dengan tujuan untuk memberi pemahaman tentang segala hal kepada individual lain. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?)- (Lasswell 1960).


PENGERTIAN KOMUNIKASI MENURUT BERBAGAI AHLI



Raymond Ross

Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.


Gerald R. Miller
Komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk memengaruhi perilaku mereka.


Everett M. Rogers
Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.


  • KOMUNIKASI INFORMAL
Pengertian komunikasi informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi, akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi. Fungsi komunikasi informal adalah untuk memelihara hubungan sosial persahabatan kelompok informal, penyebaran informasi yang bersifat pribadi dan privat seperti isu, gossip, atau rumor. Tentang komunikasi informal sebaiknya tidak dilakukan berdasarkan informasi yang masih belum jelas dan tidak akurat, carilah sumber informasi yang dapat dipercaya, selalu gunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan pikiran yang positif.



  • JARINGAN KOMUNIKASI
Jaringan komunikasi adalah saluran yang digunakan untuk meneruskan pesan dari satu orng ke orang lain. Jaringan ini dapat dilihat dari dua perspektif. Pertama, kelompok kecil sesuai dengan sumberdaya yang dimilikinya akan mengembangkan pola komunikasi yang menggabungkan beberapa struktur jarngan komunikasi. Jaringan komunikasi ini kemudian merupakan sistim komunikasi umum yang akan digunakan oleh kelompok dalam mengirimkan pesan dari satu orang keorang lainnya. Kedua, jaringan komunikasi ini bias dipandang sebagai struktur yang diformalkan yang diciptakan oleh organisasi sebagai sarana komunikasi organisasi.

2. PENGERTIAN, JENIS DAN TIPE PENGAWASAN

         Pengawasan bisa didefinisikan sebagai suatu usaha sistematis oleh manajemen bisnis untuk membandingkan kinerja standar, rencana, atau tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu untuk menentukan apakah kinerja sejalan dengan standar tersebut dan untuk mengambil tindakan penyembuhan yang diperlukan untuk melihat bahwa sumber daya manusia digunakan dengan seefektif dan seefisien mungkin didalam mencapai tujuan.


  • TIPE-TIPE PENGAWASAN
Donnelly, et al. (dalam Zuhad, 1996:302) mengelompokkan pengawasan menjadi 3 Tipe pengawasan yaitu :

1. Pengawasan Pendahuluan (preliminary control).
Pengawasan yang terjadi sebelum kerja dilakukan. Pengawasan Pendahuluan menghilangkan penyimpangan penting pada kerja yang diinginkan yang dihasilkan sebelum penyimpangan tersebut terjadi. Pengawasan Pendahuluan mencakup semua upaya manajerial guna memperbesar kemungkinan bahwa hasil-hasil aktual akan berdekatan hasilnya dibandingkan dengan hasil-hasil yang direncanakan.
Memusatkan perhatian pada masalah mencegah timbulnya deviasi-deviasi pada kualitas serta kuantitas sumber-sumber daya yang digunakan pada organisasi-organisasi. Sumber-sumber daya ini harus memenuhi syarat-syarat pekerjaan yang ditetapkan oleh struktur organisasi yang bersangkutan.

2. Pengawasan pada saat kerja berlangsung (cocurrent control)

Pengawasan yang terjadi ketika pekerjaan dilaksanakan. Memonitor pekerjaan yang berlangsung guna memastikan bahwa sasaran-sasaran telah dicapai. Concurrent control terutama terdiri dari tindakan-tindakan para supervisor yang mengarahkan pekerjaan para bawahan mereka.
Direction berhubungan dengan tindakan-tindakan para manajer sewaktu mereka berupaya untuk:
• Mengajarkan para bawahan mereka bagaimana cara penerapan metode¬-metode serta prosedur-prsedur yang tepat.
• Mengawasi pekerjaan mereka agar pekerjaan dilaksanakan sebagaimana mestinya.


3. Pengawasan Feed Back (feed back control)

Pengawasan Feed Back yaitu mengukur hasil suatu kegiatan yang telah dilaksakan, guna mengukur penyimpangan yang mungkin terjadi atau tidak sesuai dengan standar.
Pengawasan yang dipusatkan pada kinerja organisasional dimasa lalu. Tindakan korektif ditujukan ke arah proses pembelian sumber daya atau operasi-operasi aktual. Sifat kas dari metode-metode pengawasan feed back (umpan balik) adalah bahwa dipusatkan perhatian pada hasil-hasil historikal, sebagai landasan untuk mengoreksi tindakan-tindakan masa mendatang.
Adapun sejumlah metode pengawasan feed back yang banyak dilakukan oleh dunia bisnis yaitu:
• Analysis Laporan Keuangan (Financial Statement Analysis)
• Analisis Biaya Standar (Standard Cost Analysis)
• Pengawasan Kualitas (Quality Control)
• Evaluasi Hasil Pekerjaan Pekerja (Employee Performance Evaluation)


3. PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI

             Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan bersama akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian. Pengembangan organisasi (PO) sebagai suatu disiplin perubahan perencanaan yang menekankan pada penerapan ilmu pengetahuan dan praktek keperilakuan untuk membantu organisasi-organisasi mencapai efektivitas yang lebih besar. Para manajer dan staf ahli harus bekerja dengan dan melalui orang-orang untuk melaksanakan tugas-tugas mereka dan PO dapat membantu mereka membentuk hubungan yang efektif di antara mereka. Di dalam menghadapi akselerasi perubahan yang semakin cepat, PO diperlukan untuk bisa mengatasi konsekuensi-konsekuensi dari perubahan tersebut.


  • SIFAT-SIFAT DASAR DI PENGEMBANGAN ORGANISASI
1. PO merupakan suatu strategi terencana dalam mewujudkan perubahan organisasional, perubahan yang dimaksud harus mempunyai sasaran yang jelas dan didasarkan pada suatu diagnosis yang tepat mengenai permasalahan yang dihadapi oleh organisasi.
2. PO harus berupa kolaborasi antara berbagai pihak yang akan mengalami dampak perubahan yang akan terjadi, keterlibatan dan partisipasi para anggota organisasi harus mendapat perhatian.
3. Program PO menekankan cara-cara baru yang diperlukan guna meningkatkan kinerja seluruh anggota organisasi
4. PO mengandung nilai-nilai humanistic dalam arti bahwa dalam meningkatkan efektifitas organisasi, potensi manusia harus menjadi bagian yang penting
5. PO menggunakan pendekatan kesisteman yang berarti selalu memperhitungkan pentingnya inter relasi, interaksi dan inter dependensi
6. PO menggunakan pendekatan ilmiah untuk mencapai efektivitas organisasi


http://idadwiw.wordpress.com/2011/12/18/pengertian-komunikasi/
http://id.shvoong.com/how-to/careers/2198703-pengertian-komunikasi-formal-informal-dan/
http://cyberworksite.com/pengertian-jaringan-komunikasi/
http://adaapaberita.blogspot.com/2013/01/pengertian-jenis-dan-tipe-pengawasan.html
http://adaapaberita.blogspot.com/2013/01/perkembangan-organisasi_3441.html

Friday, November 2, 2012

TUGAS 2

 Kepemimpinan

            Kepemimpinan adalah suatu sifat yang mengetuai yaitu seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengerahkan bawahannya/anggotanya untuk mengerjakan program kerja dalam mencapai tujuan yang sudah di  buat. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukanya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.

Pengertian Kepemimpinan menurut para ahli :
  • Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
  • Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
Perkembangan teori Kepemimpinan :

Dalam perkembangannya, studi tentang kepemimpinan berkembang sejalan dengan kemajuan zaman yang dikategorikan Yukl (2005:12) menjadi lima pendekatan yaitu : (1) pendekatan ciri, (2) pendekatan perilaku; (3) pendekatan kekuatan – pengaruh; (4) pendekaan situasional; dan (5) pendekatan integrative

  • Teori Genetik (Genetic Theory).
Penjelasan kepemimpinan yang paling lama adalah teori kepemimpinan “genetic” dengan ungkapan yang sangat populer waktu itu yakni “a leader is born, not made”. Seorang dilahirkan dengan membawa sifat-sifat kepemimpinan dan tidak perlu belajar lagi. Sifat-sifat utama seorang pemimpin diperoleh secara genetik dari orang tuanya.

  • Teori Sifat (Trait Theory).
Sesuai dengan namanya, maka teori ini mengemukakan bahwa efektivitas kepemimpinan sangat tergantung pada kehebatan karakter pemimpin. “Trait” atau sifat-sifat yang dimiliki antara lain kepribadian, keunggulan fisik dan kemampuan social. Penganut teori ini yakin dengan memiliki keunggulan karakter di atas, maka seseorang akan memiliki kualitas kepemimpinan yang baik dan dapat menjadi pemimpin yang efektif. Karakter yang harus dimiliki oleh seseorang menurut Judith R. Gordon mencakup kemampuan yang istimewa dalam (1) Kemampuan Intelektual (2) Kematangan Pribadi (3) Pendidikan (4) Status Sosial dan Ekonomi (5) “Human Relations” (6) Motivasi Intrinsik dan (7) Dorongan untuk maju (achievement drive).

  • Teori Perilaku (The Behavioral Theory).
Mengacu pada keterbatasan peramalan efektivitas kepemimpinan melalui teori “trait”, para peneliti pada era Perang Dunia ke II sampai era di awal tahun 1950-an mulai mengembangkan pemikiran untuk meneliti “behavior” atau perilaku seorang pemimpin sebagai cara untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan. Fokus pembahasan teori kepemimpinan pada periode ini beralih dari siapa yang memiliki kemampuan memimpin ke bagaimana perilaku seseorang untuk memimpin secara efektif


Macam-Macam Gaya Kepemimpinan
1. Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian
Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.
2. Gaya Kepemimpinan Demokratis / Democratic
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.
3. Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire
Pemimpin jenis ini hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.

Perilaku pemimpin


Menurut HOUSE :

a. Pemimpin yang Direktif 
Pemimpin yang memberitahu kepada para pengikutmengenai apa yang diharapkan dari mereka, menentukanpekerjaan yang harus diselesaikan, memberikanbimbingan khusus terkait dengan cara menyelesaikanberbagai tugas tersebut.

b.Pemimpin yang Suportif 
Pemimpin yang ramah dan memperhatikan kebutuhanpara pengikutnya.a.Pemimpin yang Partisipatif 

c.Pemimpin yang Partisipatif
Pemimpin yang melakukan perundingan dengan parapengikutnya dan menggunakan saran-saran merekasebelum mengambil suatu keputusan.a.Pemimpin yang Berorientasi Pencapaian

d.Pemimpin yang Berorientasi Pencapaian
Pemimpin yang menetapkan tujuan-tujuan danmengharapkan para pengikutnya untuk bekerja dengansangat baik.

Nama Tokoh – Tokoh Yang Berhasil Memimpin dalam Bidang Yang Dikuasainya

Bill Gates – Pemimpin Dari Microsoft
Djoko Widodo – Walikota Terbaik dunia
Chairil Anwar – Satrawan Indonesia
Matt Mullenweg – Pendiri Wordpress
Mark Zuckerbeg -  Pendiri Facebook
Bob Sadino – Pengusaha Sukses Indonesia






sumber :
http://teorionline.wordpress.com/tag/perkembangan-teori-kepemimpinan/
http://felixdeny.wordpress.com/2012/01/07/definisi-kepemimpinan-dan-macam-macam-gaya-kepemimpinan/

http://www.scribd.com/doc/28084430/Perilaku-Pemimpin-Dalam-Organisasi
http://rikaagussyahputra.blogspot.com/2012/10/tugas-2-teori-organisasi-umum.html
 

Sunday, October 7, 2012

Teori Organisasi Umum

1. Pengertian Organisasi dan Macam-macam Organisasi


  •  Pengertian Organisasi


      Dari saya sendiri, organisasi adalah sebuah sistem yang di bentuk oleh beberapa individu yang mempunyai pemikiran yang sama untuk mencapai tujuan bersama dan juga organisasi adalah sebuah wadah untuk menampung aspirasi-aspirasi dari individu lainnya.


Menurut beberapa ahli, organisasi dipengaruhi oleh berbagai aspek:

  1.  Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan orang-orang yang ada dibawah pengawasan dan pengarahan atasan untuk mengejar tujuan bersama.
  2. Menurut Stephen P. Robbins, organisasi merupakan kesatuan social yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relative dapat diidentifikasi dan bekerja atas dasar yang relative terus=menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

Jadi, dalam sebuah organisasi, terdapat beberapa pola hubungan antar individu yang memiliki tanggung jawab masing-masing dalam mewujudkan tujuan organisasi. Dengan demikian,pola hubungan ini membentuk suatu budaya organisasi, komitmen organisasi, serta perilaku organisasi yang dapat dilihat dan dikaji.

Syarat-syarat tertentu yang harus terpenuhi dalam sebuah organisasi:


a).Adanya struktur atau jenjang jabatan, kedudukan yang memungkinkan semua individu dalam organisasi memiliki perbedaan posisi yang jelas seperti pimpinan,staf pimpinan dan karyawan.

b) Dalam sebuah organisasi ada pembagian kerja. Artinya setiap individu dalam institusi,baik yang sifatnya komersial maupun social memiliki satu bidang pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.


  • Macam-macam Organisasi


1.   Organisasi Niaga
PENGERTIAN : Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
Macam-macam Organisasi Niaga :
       1)     Perseroan Terbatas (PT)‏
       2)     Perseroan Komanditer (CV)‏
       3)     Firma (FA)‏
       4)     Koperasi
2.    Organisasi Sosial
PENGERTIAN : Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
1)     Jalur Keagamaan
2)     Jalur Profesi
3)     Jalur Kepemudaan
4)     Jalur Kemahasiswaan
5)     Jalur Kepartaian & Kekaryaan
3.    Organisasi Regional & International
PENGERTIAN :
1) Organisasi Regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
2) Organisasi Internasional adalah Organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.


2. Bagan Struktur Organisasi

  •          Bagan Horizontal

Dikatakan horizontal karena pada bagan tersebut jika semakin banyak jabatan-jabatan yang di buat dalam suatu organisasi tersebut maka bagan ini akan semakin luas menyamping.


  •           Bagan Vertikal

Bagan vertikal adalah kebalikan dari bagan Horizontal. Bagan Vertikal pada umumnya bagan ini jika dalam organisasi banyak sekali jabatan atau kepala-kepala bagian dari masing-masing divisi maka bagan ini akan semakin panjang ke bawah.


  •            Bagan Lingkaran

bagan ini berbentuk lingkaran karena mungkin dalam suatu perusahaan memang sangat memiliki perbedaan tersendiri dalam menyusun bagian-bagian dari perusahaan itu tersebut oleh karena itu banyak sekali model bagan yang terbentuk. pada model bagan ini jika setiap penambahan anggota maka bagan ini akan bertambah diameternya dan semakin membesar.



  •            Bagan Piramid

Bagan ini sangat mudah digunakan karna bentuknya seperti Piramid yang menempatkan bagian-bagian dalam perusahaan yang paling tertinggi di letakan pada bagian TOP dan untuk karyawan di letakan MID dan untuk Office Boy di letakan pada Bagian LOWER.


3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kegiatan Organisasi

Faktor- faktor yang mempengaruhi organisasi secara umum digolongkan dengan pengaruh internal dan eksternal.
  • Pengaruh internal merupakan faktor yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri baik dari pimpinan, karyawan, dan aspek yang menjadi internal suatu organisasi. Faktor internal merupakan faktor yang sangat crucial karena dapat berdampak besar bagi organisasi, dampaknya dapat berupa kemajuan maupun keruntuhan dan kegagalan organisasi tersebut. contoh pengaruh internal:

·  Hirarki dari setiap divisi dalam organisasi. semakin baik hubungan antar divisi, semakin kuat organisasi tersebut berdiri.
·  Kemampuan Sumber daya individu dalam organisasi. kemampuan yang minim tentu saja dapat berpengaruh terhadap kemajuan organisasi tersebut.
  • Pengaruh Eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar organisasi. faktor eksternal juga dapat memberikan dampak bagi organisasi tersebut, namun apabila internal organisasi dapat mempertahankan konsep pemikiran serta pandangan terhadap tujuan organisasi, faktor eksternal tidak begitu berpengaruh. Contoh pengaruh eksternal:
· Teknologi, tergantung bagaimana organisasi tersebut meng-implementasikannya. karena teknologi tersebut dapat menjadi faktor yang dapat memajukan organisasi.



Referensi:
http://mte2010-ti-usu-b.blogspot.com/2011/10/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html






























Monday, August 6, 2012

Perawatan Wajah pada Pria

Perawatan wajah sekarang tidak diperuntukkan untuk para kalangan wanita saja, tetapi pria juga perlu perawatan bahkan harus untuk mendapatkan wajah yang bersih dan sehat. Jika anda seorang pria yang merasa belum perlu untuk memerlukan perawatan wajah, maka kemungkinan besar anda adalah seorang yang kurang peduli terhadap diri anda sendiri.

Pada umumnya perawatan wajah pria tidaklah terlalu sulit di bandingkan dengan perawatan wajah wanita, namun berdasarkan penelitian kulit pria memang lebih berminyak di bandingkan dengan wanita, sehingga pada umumnya akan lebih cocok menggunakan produk pembersih wajah yang mengandung air dari pada produk pembersih wajah yang menggunakan bentuk krim atau lotion. Di bawah ini saya akan memberikan informasi tentang tips Perawatan Wajah pada Pria.

Perawatan pertama yang bisa kamu lakukan:
  • Bersihkan kulit wajah dengan pembersih muka secara rutin setiap pagi dan malam hari, dan sehabis anda pulang dari berpergian.
  • Pada malam hari luangkanlah waktu untuk memijat kulit wajah selama 2-3 menit.
  • Jangan sesekali memencet dan memecahkan komedo ataupun jerawat, karena itu akan menimbulkan iritasi.
  • Pakailah pelembab wajah yang bisa melindungi wajah dari senar matahari sebelum anda keluar rumah.
  • Perbanyak minum air putih dan mengkonsumsi vitamin E untuk kesehatan kulit di dalam.
  • Rajinlah berolahraga setiap hari.
Setelah mengetahui tentang cara Perawatan Wajah, sekarang alangkah baiknya untuk mengetahui perawatan wajah secara alami.
Di bawah ini ada beberapa buah yang sangat bermanfaat untuk kulit wajah kita:
  • Mentimun
Mentimun mempunyai manfaat untuk membersihkan dan merawat wajah dari noda hitam sehingga wajah akan tampak terlihat bercahaya.
  • Alpukat
Alpukat mempunyai manfaat untuk melembabkan kulit, sehingga alpukat sangat cocok untuk di jadikan masker wajah untuk kulit kering.
  • Apel
Apel dapat mengurangi kadar minyak pada wajah, dan juga bisa di gunakan sebagai masker wajah.
  • Pisang
Pisang berfungsi untuk meremajakan kulit

Demikianlah tips yang saya sampaikan untuk Perawatan Wajah pada Pria. Ingat, pengerjaan secara rutin akan cepat mendapatkan hasil yang memuaskan dan mungkin akan di kagumi para wanita juga nantinya hehehe.....
SEMOGA BERMANFAAT KAWAN!!