Thursday, January 24, 2013
Thursday, January 3, 2013
TUGAS 3
1. PENGERTIAN KOMUNIKASI
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi kepada individu lain dengan tujuan untuk memberi pemahaman tentang segala hal kepada individual lain. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?)- (Lasswell 1960).
PENGERTIAN KOMUNIKASI MENURUT BERBAGAI AHLI
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi kepada individu lain dengan tujuan untuk memberi pemahaman tentang segala hal kepada individual lain. Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan siapa? mengatakan apa? dengan saluran apa? kepada siapa? dengan akibat atau hasil apa? (who? says what? in which channel? to whom? with what effect?)- (Lasswell 1960).
PENGERTIAN KOMUNIKASI MENURUT BERBAGAI AHLI
Raymond Ross
Komunikasi adalah proses menyortir, memilih, dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/ makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.
Gerald R. Miller
Komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk memengaruhi perilaku mereka.
Everett M. Rogers
Komunikasi adalah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.
- KOMUNIKASI INFORMAL
Pengertian komunikasi informal adalah komunikasi antara orang yang ada dalam suatu organisasi, akan tetapi tidak direncanakan atau tidak ditentukan dalam struktur organisasi. Fungsi komunikasi informal adalah untuk memelihara hubungan sosial persahabatan kelompok informal, penyebaran informasi yang bersifat pribadi dan privat seperti isu, gossip, atau rumor. Tentang komunikasi informal sebaiknya tidak dilakukan berdasarkan informasi yang masih belum jelas dan tidak akurat, carilah sumber informasi yang dapat dipercaya, selalu gunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan pikiran yang positif.
http://cyberworksite.com/pengertian-jaringan-komunikasi/
- JARINGAN KOMUNIKASI
Jaringan komunikasi adalah saluran yang digunakan untuk meneruskan pesan dari satu orng ke orang lain. Jaringan ini dapat dilihat dari dua perspektif. Pertama, kelompok kecil sesuai dengan sumberdaya yang dimilikinya akan mengembangkan pola komunikasi yang menggabungkan beberapa struktur jarngan komunikasi. Jaringan komunikasi ini kemudian merupakan sistim komunikasi umum yang akan digunakan oleh kelompok dalam mengirimkan pesan dari satu orang keorang lainnya. Kedua, jaringan komunikasi ini bias dipandang sebagai struktur yang diformalkan yang diciptakan oleh organisasi sebagai sarana komunikasi organisasi.
2. PENGERTIAN, JENIS DAN TIPE PENGAWASAN
Pengawasan bisa didefinisikan sebagai suatu usaha sistematis oleh manajemen bisnis untuk membandingkan kinerja standar, rencana, atau tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu untuk menentukan apakah kinerja sejalan dengan standar tersebut dan untuk mengambil tindakan penyembuhan yang diperlukan untuk melihat bahwa sumber daya manusia digunakan dengan seefektif dan seefisien mungkin didalam mencapai tujuan.
http://idadwiw.wordpress.com/2011/12/18/pengertian-komunikasi/
http://id.shvoong.com/how-to/careers/2198703-pengertian-komunikasi-formal-informal-dan/2. PENGERTIAN, JENIS DAN TIPE PENGAWASAN
Pengawasan bisa didefinisikan sebagai suatu usaha sistematis oleh manajemen bisnis untuk membandingkan kinerja standar, rencana, atau tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu untuk menentukan apakah kinerja sejalan dengan standar tersebut dan untuk mengambil tindakan penyembuhan yang diperlukan untuk melihat bahwa sumber daya manusia digunakan dengan seefektif dan seefisien mungkin didalam mencapai tujuan.
- TIPE-TIPE PENGAWASAN
Donnelly, et al. (dalam Zuhad, 1996:302) mengelompokkan pengawasan menjadi 3 Tipe pengawasan yaitu :
1. Pengawasan Pendahuluan (preliminary control).
Pengawasan yang terjadi sebelum kerja dilakukan. Pengawasan Pendahuluan menghilangkan penyimpangan penting pada kerja yang diinginkan yang dihasilkan sebelum penyimpangan tersebut terjadi. Pengawasan Pendahuluan mencakup semua upaya manajerial guna memperbesar kemungkinan bahwa hasil-hasil aktual akan berdekatan hasilnya dibandingkan dengan hasil-hasil yang direncanakan.
Memusatkan perhatian pada masalah mencegah timbulnya deviasi-deviasi pada kualitas serta kuantitas sumber-sumber daya yang digunakan pada organisasi-organisasi. Sumber-sumber daya ini harus memenuhi syarat-syarat pekerjaan yang ditetapkan oleh struktur organisasi yang bersangkutan.
2. Pengawasan pada saat kerja berlangsung (cocurrent control)
Pengawasan yang terjadi ketika pekerjaan dilaksanakan. Memonitor pekerjaan yang berlangsung guna memastikan bahwa sasaran-sasaran telah dicapai. Concurrent control terutama terdiri dari tindakan-tindakan para supervisor yang mengarahkan pekerjaan para bawahan mereka.
Direction berhubungan dengan tindakan-tindakan para manajer sewaktu mereka berupaya untuk:
• Mengajarkan para bawahan mereka bagaimana cara penerapan metode¬-metode serta prosedur-prsedur yang tepat.
• Mengawasi pekerjaan mereka agar pekerjaan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
3. Pengawasan Feed Back (feed back control)
Pengawasan Feed Back yaitu mengukur hasil suatu kegiatan yang telah dilaksakan, guna mengukur penyimpangan yang mungkin terjadi atau tidak sesuai dengan standar.
Pengawasan yang dipusatkan pada kinerja organisasional dimasa lalu. Tindakan korektif ditujukan ke arah proses pembelian sumber daya atau operasi-operasi aktual. Sifat kas dari metode-metode pengawasan feed back (umpan balik) adalah bahwa dipusatkan perhatian pada hasil-hasil historikal, sebagai landasan untuk mengoreksi tindakan-tindakan masa mendatang.
Adapun sejumlah metode pengawasan feed back yang banyak dilakukan oleh dunia bisnis yaitu:
• Analysis Laporan Keuangan (Financial Statement Analysis)
• Analisis Biaya Standar (Standard Cost Analysis)
• Pengawasan Kualitas (Quality Control)
• Evaluasi Hasil Pekerjaan Pekerja (Employee Performance Evaluation)
3. PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan bersama akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian. Pengembangan organisasi (PO) sebagai suatu disiplin perubahan perencanaan yang menekankan pada penerapan ilmu pengetahuan dan praktek keperilakuan untuk membantu organisasi-organisasi mencapai efektivitas yang lebih besar. Para manajer dan staf ahli harus bekerja dengan dan melalui orang-orang untuk melaksanakan tugas-tugas mereka dan PO dapat membantu mereka membentuk hubungan yang efektif di antara mereka. Di dalam menghadapi akselerasi perubahan yang semakin cepat, PO diperlukan untuk bisa mengatasi konsekuensi-konsekuensi dari perubahan tersebut.
Pengawasan yang terjadi sebelum kerja dilakukan. Pengawasan Pendahuluan menghilangkan penyimpangan penting pada kerja yang diinginkan yang dihasilkan sebelum penyimpangan tersebut terjadi. Pengawasan Pendahuluan mencakup semua upaya manajerial guna memperbesar kemungkinan bahwa hasil-hasil aktual akan berdekatan hasilnya dibandingkan dengan hasil-hasil yang direncanakan.
Memusatkan perhatian pada masalah mencegah timbulnya deviasi-deviasi pada kualitas serta kuantitas sumber-sumber daya yang digunakan pada organisasi-organisasi. Sumber-sumber daya ini harus memenuhi syarat-syarat pekerjaan yang ditetapkan oleh struktur organisasi yang bersangkutan.
2. Pengawasan pada saat kerja berlangsung (cocurrent control)
Pengawasan yang terjadi ketika pekerjaan dilaksanakan. Memonitor pekerjaan yang berlangsung guna memastikan bahwa sasaran-sasaran telah dicapai. Concurrent control terutama terdiri dari tindakan-tindakan para supervisor yang mengarahkan pekerjaan para bawahan mereka.
Direction berhubungan dengan tindakan-tindakan para manajer sewaktu mereka berupaya untuk:
• Mengajarkan para bawahan mereka bagaimana cara penerapan metode¬-metode serta prosedur-prsedur yang tepat.
• Mengawasi pekerjaan mereka agar pekerjaan dilaksanakan sebagaimana mestinya.
3. Pengawasan Feed Back (feed back control)
Pengawasan Feed Back yaitu mengukur hasil suatu kegiatan yang telah dilaksakan, guna mengukur penyimpangan yang mungkin terjadi atau tidak sesuai dengan standar.
Pengawasan yang dipusatkan pada kinerja organisasional dimasa lalu. Tindakan korektif ditujukan ke arah proses pembelian sumber daya atau operasi-operasi aktual. Sifat kas dari metode-metode pengawasan feed back (umpan balik) adalah bahwa dipusatkan perhatian pada hasil-hasil historikal, sebagai landasan untuk mengoreksi tindakan-tindakan masa mendatang.
Adapun sejumlah metode pengawasan feed back yang banyak dilakukan oleh dunia bisnis yaitu:
• Analysis Laporan Keuangan (Financial Statement Analysis)
• Analisis Biaya Standar (Standard Cost Analysis)
• Pengawasan Kualitas (Quality Control)
• Evaluasi Hasil Pekerjaan Pekerja (Employee Performance Evaluation)
3. PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI
Pengembangan Organisasi merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan bersama akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian. Pengembangan organisasi (PO) sebagai suatu disiplin perubahan perencanaan yang menekankan pada penerapan ilmu pengetahuan dan praktek keperilakuan untuk membantu organisasi-organisasi mencapai efektivitas yang lebih besar. Para manajer dan staf ahli harus bekerja dengan dan melalui orang-orang untuk melaksanakan tugas-tugas mereka dan PO dapat membantu mereka membentuk hubungan yang efektif di antara mereka. Di dalam menghadapi akselerasi perubahan yang semakin cepat, PO diperlukan untuk bisa mengatasi konsekuensi-konsekuensi dari perubahan tersebut.
- SIFAT-SIFAT DASAR DI PENGEMBANGAN ORGANISASI
1. PO merupakan suatu strategi terencana dalam mewujudkan perubahan organisasional, perubahan yang dimaksud harus mempunyai sasaran yang jelas dan didasarkan pada suatu diagnosis yang tepat mengenai permasalahan yang dihadapi oleh organisasi.
2. PO harus berupa kolaborasi antara berbagai pihak yang akan mengalami dampak perubahan yang akan terjadi, keterlibatan dan partisipasi para anggota organisasi harus mendapat perhatian.
3. Program PO menekankan cara-cara baru yang diperlukan guna meningkatkan kinerja seluruh anggota organisasi
4. PO mengandung nilai-nilai humanistic dalam arti bahwa dalam meningkatkan efektifitas organisasi, potensi manusia harus menjadi bagian yang penting
5. PO menggunakan pendekatan kesisteman yang berarti selalu memperhitungkan pentingnya inter relasi, interaksi dan inter dependensi
6. PO menggunakan pendekatan ilmiah untuk mencapai efektivitas organisasi
http://idadwiw.wordpress.com/2011/12/18/pengertian-komunikasi/
http://cyberworksite.com/pengertian-jaringan-komunikasi/
http://adaapaberita.blogspot.com/2013/01/pengertian-jenis-dan-tipe-pengawasan.html
http://adaapaberita.blogspot.com/2013/01/perkembangan-organisasi_3441.html
http://adaapaberita.blogspot.com/2013/01/perkembangan-organisasi_3441.html
Friday, November 2, 2012
TUGAS 2
Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah suatu sifat yang mengetuai yaitu seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengerahkan bawahannya/anggotanya untuk mengerjakan program kerja dalam mencapai tujuan yang sudah di buat. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukanya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
Pengertian Kepemimpinan menurut para ahli :
Dalam perkembangannya, studi tentang kepemimpinan berkembang sejalan dengan kemajuan zaman yang dikategorikan Yukl (2005:12) menjadi lima pendekatan yaitu : (1) pendekatan ciri, (2) pendekatan perilaku; (3) pendekatan kekuatan – pengaruh; (4) pendekaan situasional; dan (5) pendekatan integrative
http://teorionline.wordpress.com/tag/perkembangan-teori-kepemimpinan/
http://felixdeny.wordpress.com/2012/01/07/definisi-kepemimpinan-dan-macam-macam-gaya-kepemimpinan/
http://www.scribd.com/doc/28084430/Perilaku-Pemimpin-Dalam-Organisasi
http://rikaagussyahputra.blogspot.com/2012/10/tugas-2-teori-organisasi-umum.html
Kepemimpinan adalah suatu sifat yang mengetuai yaitu seseorang dengan wewenang kepemimpinannya mengerahkan bawahannya/anggotanya untuk mengerjakan program kerja dalam mencapai tujuan yang sudah di buat. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah “melakukanya dalam kerja” dengan praktik seperti pemagangan pada seorang senima ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
Pengertian Kepemimpinan menurut para ahli :
- Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
- Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
Dalam perkembangannya, studi tentang kepemimpinan berkembang sejalan dengan kemajuan zaman yang dikategorikan Yukl (2005:12) menjadi lima pendekatan yaitu : (1) pendekatan ciri, (2) pendekatan perilaku; (3) pendekatan kekuatan – pengaruh; (4) pendekaan situasional; dan (5) pendekatan integrative
- Teori Genetik (Genetic Theory).
- Teori Sifat (Trait Theory).
- Teori Perilaku (The Behavioral Theory).
Macam-Macam Gaya Kepemimpinan
1. Gaya Kepemimpinan Otoriter / Authoritarian
Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.
2. Gaya Kepemimpinan Demokratis / Democratic
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.
3. Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire
Pemimpin jenis ini hanya terlibat delam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi.
Perilaku pemimpin
Nama Tokoh – Tokoh Yang Berhasil Memimpin dalam Bidang Yang Dikuasainya
sumber :Perilaku pemimpin
Menurut HOUSE :
a. Pemimpin yang
Direktif
Pemimpin yang
memberitahu kepada para pengikutmengenai apa yang diharapkan dari mereka,
menentukanpekerjaan yang harus diselesaikan, memberikanbimbingan khusus terkait
dengan cara menyelesaikanberbagai tugas tersebut.
b.Pemimpin yang
Suportif
Pemimpin yang ramah dan
memperhatikan kebutuhanpara pengikutnya.a.Pemimpin yang Partisipatif
c.Pemimpin yang Partisipatif
Pemimpin yang melakukan
perundingan dengan parapengikutnya dan menggunakan saran-saran merekasebelum
mengambil suatu keputusan.a.Pemimpin yang
Berorientasi Pencapaian
d.Pemimpin yang Berorientasi Pencapaian
Pemimpin yang menetapkan
tujuan-tujuan danmengharapkan para pengikutnya untuk bekerja dengansangat baik.
Nama Tokoh – Tokoh Yang Berhasil Memimpin dalam Bidang Yang Dikuasainya
Bill
Gates – Pemimpin Dari Microsoft
Djoko
Widodo – Walikota Terbaik dunia
Chairil
Anwar – Satrawan Indonesia
Matt
Mullenweg – Pendiri Wordpress
Mark
Zuckerbeg - Pendiri Facebook
Bob
Sadino – Pengusaha Sukses Indonesia
http://teorionline.wordpress.com/tag/perkembangan-teori-kepemimpinan/
http://felixdeny.wordpress.com/2012/01/07/definisi-kepemimpinan-dan-macam-macam-gaya-kepemimpinan/
http://www.scribd.com/doc/28084430/Perilaku-Pemimpin-Dalam-Organisasi
http://rikaagussyahputra.blogspot.com/2012/10/tugas-2-teori-organisasi-umum.html
Sunday, October 7, 2012
Teori Organisasi Umum
1. Pengertian Organisasi dan Macam-macam Organisasi
Dari saya sendiri, organisasi adalah sebuah sistem yang di bentuk oleh beberapa individu yang mempunyai pemikiran yang sama untuk mencapai tujuan bersama dan juga organisasi adalah sebuah wadah untuk menampung aspirasi-aspirasi dari individu lainnya.
Menurut beberapa ahli, organisasi dipengaruhi oleh berbagai aspek:
Jadi, dalam sebuah organisasi, terdapat beberapa pola hubungan antar individu yang memiliki tanggung jawab masing-masing dalam mewujudkan tujuan organisasi. Dengan demikian,pola hubungan ini membentuk suatu budaya organisasi, komitmen organisasi, serta perilaku organisasi yang dapat dilihat dan dikaji.
Syarat-syarat tertentu yang harus terpenuhi dalam sebuah organisasi:
a).Adanya struktur atau jenjang jabatan, kedudukan yang memungkinkan semua individu dalam organisasi memiliki perbedaan posisi yang jelas seperti pimpinan,staf pimpinan dan karyawan.
b) Dalam sebuah organisasi ada pembagian kerja. Artinya setiap individu dalam institusi,baik yang sifatnya komersial maupun social memiliki satu bidang pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
2. Bagan Struktur Organisasi
Referensi:
- Pengertian Organisasi
Dari saya sendiri, organisasi adalah sebuah sistem yang di bentuk oleh beberapa individu yang mempunyai pemikiran yang sama untuk mencapai tujuan bersama dan juga organisasi adalah sebuah wadah untuk menampung aspirasi-aspirasi dari individu lainnya.
Menurut beberapa ahli, organisasi dipengaruhi oleh berbagai aspek:
- Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan orang-orang yang ada dibawah pengawasan dan pengarahan atasan untuk mengejar tujuan bersama.
- Menurut Stephen P. Robbins, organisasi merupakan kesatuan social yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relative dapat diidentifikasi dan bekerja atas dasar yang relative terus=menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
Jadi, dalam sebuah organisasi, terdapat beberapa pola hubungan antar individu yang memiliki tanggung jawab masing-masing dalam mewujudkan tujuan organisasi. Dengan demikian,pola hubungan ini membentuk suatu budaya organisasi, komitmen organisasi, serta perilaku organisasi yang dapat dilihat dan dikaji.
Syarat-syarat tertentu yang harus terpenuhi dalam sebuah organisasi:
a).Adanya struktur atau jenjang jabatan, kedudukan yang memungkinkan semua individu dalam organisasi memiliki perbedaan posisi yang jelas seperti pimpinan,staf pimpinan dan karyawan.
b) Dalam sebuah organisasi ada pembagian kerja. Artinya setiap individu dalam institusi,baik yang sifatnya komersial maupun social memiliki satu bidang pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
- Macam-macam Organisasi
1. Organisasi Niaga
PENGERTIAN : Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
Macam-macam Organisasi Niaga :
1) Perseroan Terbatas (PT)
2) Perseroan Komanditer (CV)
3) Firma (FA)
4) Koperasi
2. Organisasi Sosial
PENGERTIAN : Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
1) Jalur Keagamaan
2) Jalur Profesi
3) Jalur Kepemudaan
4) Jalur Kemahasiswaan
5) Jalur Kepartaian & Kekaryaan
3. Organisasi Regional & International
PENGERTIAN :
1) Organisasi Regional adalah organisasi yang
luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.
2) Organisasi Internasional adalah Organisasi
yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.
2. Bagan Struktur Organisasi
- Bagan Horizontal
Dikatakan horizontal
karena pada bagan tersebut jika semakin banyak jabatan-jabatan yang di buat
dalam suatu organisasi tersebut maka bagan ini akan semakin luas menyamping.
- Bagan Vertikal
Bagan vertikal adalah
kebalikan dari bagan Horizontal. Bagan Vertikal pada umumnya bagan ini jika
dalam organisasi banyak sekali jabatan atau kepala-kepala bagian dari masing-masing
divisi maka bagan ini akan semakin panjang ke bawah.
- Bagan Lingkaran
bagan ini berbentuk
lingkaran karena mungkin dalam suatu perusahaan memang sangat memiliki
perbedaan tersendiri dalam menyusun bagian-bagian dari perusahaan itu tersebut
oleh karena itu banyak sekali model bagan yang terbentuk. pada model bagan ini jika
setiap penambahan anggota maka bagan ini akan bertambah diameternya dan semakin
membesar.
- Bagan Piramid
Bagan ini sangat mudah
digunakan karna bentuknya seperti Piramid yang menempatkan bagian-bagian dalam
perusahaan yang paling tertinggi di letakan pada bagian TOP dan untuk karyawan
di letakan MID dan untuk Office Boy di letakan pada Bagian LOWER.
3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kegiatan Organisasi
Faktor- faktor yang
mempengaruhi organisasi secara umum digolongkan dengan pengaruh internal dan
eksternal.
- Pengaruh internal merupakan faktor yang berasal dari dalam organisasi itu sendiri baik dari pimpinan, karyawan, dan aspek yang menjadi internal suatu organisasi. Faktor internal merupakan faktor yang sangat crucial karena dapat berdampak besar bagi organisasi, dampaknya dapat berupa kemajuan maupun keruntuhan dan kegagalan organisasi tersebut. contoh pengaruh internal:
· Hirarki dari setiap divisi dalam organisasi. semakin baik hubungan antar
divisi, semakin kuat organisasi tersebut berdiri.
· Kemampuan Sumber daya individu dalam organisasi. kemampuan yang minim tentu
saja dapat berpengaruh terhadap kemajuan organisasi tersebut.
- Pengaruh Eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar organisasi. faktor eksternal juga dapat memberikan dampak bagi organisasi tersebut, namun apabila internal organisasi dapat mempertahankan konsep pemikiran serta pandangan terhadap tujuan organisasi, faktor eksternal tidak begitu berpengaruh. Contoh pengaruh eksternal:
· Teknologi, tergantung bagaimana organisasi tersebut meng-implementasikannya. karena teknologi tersebut dapat menjadi
faktor yang dapat memajukan organisasi.
Referensi:
http://mte2010-ti-usu-b.blogspot.com/2011/10/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html
Monday, August 6, 2012
Perawatan Wajah pada Pria
Perawatan wajah sekarang tidak diperuntukkan untuk para kalangan wanita saja, tetapi pria juga perlu perawatan bahkan harus untuk mendapatkan wajah yang bersih dan sehat. Jika anda seorang pria yang merasa belum perlu untuk memerlukan perawatan wajah, maka kemungkinan besar anda adalah seorang yang kurang peduli terhadap diri anda sendiri.
Pada umumnya perawatan wajah pria tidaklah terlalu sulit di bandingkan dengan perawatan wajah wanita, namun berdasarkan penelitian kulit pria memang lebih berminyak di bandingkan dengan wanita, sehingga pada umumnya akan lebih cocok menggunakan produk pembersih wajah yang mengandung air dari pada produk pembersih wajah yang menggunakan bentuk krim atau lotion. Di bawah ini saya akan memberikan informasi tentang tips Perawatan Wajah pada Pria.
Perawatan pertama yang bisa kamu lakukan:
- Bersihkan kulit wajah dengan pembersih muka secara rutin setiap pagi dan malam hari, dan sehabis anda pulang dari berpergian.
- Pada malam hari luangkanlah waktu untuk memijat kulit wajah selama 2-3 menit.
- Jangan sesekali memencet dan memecahkan komedo ataupun jerawat, karena itu akan menimbulkan iritasi.
- Pakailah pelembab wajah yang bisa melindungi wajah dari senar matahari sebelum anda keluar rumah.
- Perbanyak minum air putih dan mengkonsumsi vitamin E untuk kesehatan kulit di dalam.
- Rajinlah berolahraga setiap hari.
Setelah mengetahui tentang cara Perawatan Wajah, sekarang alangkah baiknya untuk mengetahui perawatan wajah secara alami.
Di bawah ini ada beberapa buah yang sangat bermanfaat untuk kulit wajah kita:
- Mentimun
Mentimun mempunyai manfaat untuk membersihkan dan merawat wajah dari noda hitam sehingga wajah akan tampak terlihat bercahaya.
- Alpukat
Alpukat mempunyai manfaat untuk melembabkan kulit, sehingga alpukat sangat cocok untuk di jadikan masker wajah untuk kulit kering.
- Apel
Apel dapat mengurangi kadar minyak pada wajah, dan juga bisa di gunakan sebagai masker wajah.
- Pisang
Pisang berfungsi untuk meremajakan kulit
Demikianlah tips yang saya sampaikan untuk Perawatan Wajah pada Pria. Ingat, pengerjaan secara rutin akan cepat mendapatkan hasil yang memuaskan dan mungkin akan di kagumi para wanita juga nantinya hehehe.....
SEMOGA BERMANFAAT KAWAN!!
Sunday, April 29, 2012
Manusia dan Pandangan Hidup
Pandangan Hidup
Pandangan hidup adalah salah satu tumpuan manusia untuk mewujudkan apa yang ingin mereka inginkan, salah satunya pandangan untuk menjadi seorang sarjana berarti dia harus melakukan apa saja demi untuk menjadi seorang sarjana di barengi dengan usaha dan kemauan.
Menurut asalnya pandangan hidup dibagi menjadi 3 yaitu :
· Pandangan hidup yang berasal dari agama,
· Pandangan hidup yang berupa ideologi, dan
· Pandangan hidup hasil renungan.
Pandangan hidup terdiri dari 4 unsur antara lain :
· Cita-cita yang diinginkan dapat diraih dengan usaha dan perjuangan
· Berbuat baik dalam segala hal dapat membuat seseorang merasa bahagia, damai, dan tentram
· Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi oleh keyankinan
· Keyakinan dan kepercayaan adalah hal yang terpenting dalam hidup manusia
1. Cita-cita
Cita-cita
menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu
ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat
kebajikan, dan tanpa sikap hidup. Cita-cita itu perasaan hati yang
merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan
bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu
sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa
disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan
sesuatu yang dianggap cita-cita itu.
2. Kebajikan atau Kebaikan
Kebajikan
atau kebaikan pada hakikatnya adalah perbuatan moral, perbuatan yang
sesuai dengan norma-norma agama atau etika. Manusia berbuat baik, karena
menurut kodratnya manusia itu baik dan makhluk bermoral.
Untuk melihat apa itu kebajikan, kita harus melihat dari 3 segi, yaitu :
- Manusia sebagai pribadi, yang menentukan baik-buruknya adalah suara hati.
- Manusia sebagai anggota masyarakat atau makhluk sosial, manusia hidup bermasyarakat,saling membutuhkan, saling menolong, dan saling menghargai anggota masyarakat
- Manusia sebagai makhluk Tuhan
Kebajikan
manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya. Karena
tingkah laku bersumber dari pandangan hidup, maka setiap orang memiliki
tingkah laku sendiri-sendiri. Terdapat tiga hal yang menjadi faktor
yang mungkin dapat menjadikan seorang individu memiliki sikap tertentu,
yaitu:
- Pembawaan (hereditas) , sesuatu yang diturunkan dari orang tua pada anaknya.
- Lingkungan, merupakan alam kedua yang melingkupi manusia dan di situ manusia baru akan terdidik dengan sendirinya agar bisa melanjutkan hidup.
- Pengalaman, merupakan segala sifat dari keadaan-keadaan, baik itu manis ataupun pahit yang dirasakan dan cenderung sering terbesit di pikiran manusia.
3. Usaha atau Perjuangan
Usaha
atau perjuangan adalah bentuk kerja keras untuk mewujudkan tujuan atau
cita-cita. Tanpa adanya usaha, hidup manusia tak ada artinya. Manusia
diciptakan berakal dan berindra, di mana apa yang dititipkan-Nya harus
dipotensialkan sesuai kemampuannya.
4. Keyakinan atau Kepercayaan
Keyakinanatau
kepercayaan berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan. Manusia memiliki
pandangan hidup yang berbeda-beda dalam meraih tujuan atau cita-cita
masing-masing. Pandangan hidup ini mau tidak mau akan menjadi pedoman
untuk mengantarkan mereka pada tujuan atau cita-cita tersebut. Maka yang
sebaiknya dilakukan manusia adalah memikirkan, merancang, atau
menentukan langkah- langkah berpandangan hidup yang baik
Opini :
Seseorang harus mempunyai pandangan hidup dimana untuk memacu semangat untuk menjadi seorang yang lebih baik lagi. Pandangan hidup sendiri harus di landasi dengan kemauan dan usaha yang kuat.
Sumber :
http://www.worldfriend.web.id/blog-friend/586-manusia-dan-pandangan-hidup-
Manusia dan Keadilan
1. Pengertian Keadilan
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia.
Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang
terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut
dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam
ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh
benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing
orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran
terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
Dijaman sekarang sungguh sangat sulit mencari dimana keadilan yang sebenarnya, sebagai contoh saja kasus-kasus pidana di Indonesia itu sendiri dimana seorang yang mendapatkan kasus pidana korupsi dengan seorang yang mendapatkan kasus pencurian sendal atau yang lainnya. Seorang yang mendapatkan kasus pencurian sendal hukumannya lebih berat di bandingkan sepang yang mendapatkan kasus korupsi yang telah mengambil uang rakyat, dan yang lebih anehnya lagi mereka di penjara mendapatkan fasilitas yang memadai seperti hotel bintang 5. Dari situ saja sudah dapat di simpulkan bahwa di negeri kita ini sungguh sangat minim tentang artinya keadilan.
2. MACAM-MACAM KEADILAN
A. KEADILAN LEGAL ATAU KEADILAN MORAL
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani
umum dari masyarakat yang membuat dan menjadi kesatuannya. Dalam
masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan menurut sifat
dasarnya paling cocok baginya ( the man behind the gun ). Pendapat Plato
itu disebut keadilan moral, sedangkan oleh yang lainnya disebut
keadilan legal.
Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk member tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.
Ketidakadilan terjadi apabila ada campur tangan terhadap pihak lain yang melaksanakan tugas-tugas yang selaras sebab hal itu akan menciptakan pertentangan dan ketidak keserasian.
Keadilan timbul karena penyatuan dan penyesuaian untuk member tempat yang selaras kepada bagian-bagian yang membentuk suatu masyarakat. Keadilan terwujud dalam masyarakat bilamana setiap anggota masyarakat melakukan fungsinya secara baik.
Ketidakadilan terjadi apabila ada campur tangan terhadap pihak lain yang melaksanakan tugas-tugas yang selaras sebab hal itu akan menciptakan pertentangan dan ketidak keserasian.
B. KEADILAN DISTRIBUTIF
Aristotele berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama (justice is done when equels are treated equally).
C. KEADILAN KOMUTATIF
Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum.Bagi Aristoteles pengertian keadilan ini merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
D. KEJUJURAN
Kejujuran atau jujur artinya apa-apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan, yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.
Sikap jujur itu perlu di pelajari oleh setiap orang, sebab kejujuran mewujudkan keadilan, sedang keadilan menuntut kemuliaan abadi, jujur memberikan keberanian dan ketentraman hati, serta menyucikan lagi pula membuat luhurnya budi pekerti.
Pada hakekatnya jujur atau kejujuran di landasi oleh kesadaran moral yang tinggi kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.
Untuk mempertahankan kejujuran, berbagai cara dan sikap yang perlu di pupuk. Namun demi sopan santun dan pendidikan, orang di perbolehkan berkata tidak jujur apabila sampai bata-batas yang di tentukan.
Opini :
Keadilan adalah hal yang sangat pending di dalam kehidupan bermasyarakat, jika kita tidak tegas dalam mengelola atau mengatur yang namanya keadilanitu sendiri percaya atau tidak kehidapan ini akan mengalami hal-hal yang sangat merugikan untuk semua orang. Oleh karena itu kita harus tegas dalam mendirikan KEADILAN.
Sumber :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/manusia-dan-keadilan-beserta-contoh-kasus/
Subscribe to:
Posts (Atom)



.jpg)