Monday, October 27, 2014

Alat Telematika

            Pada era modern sekarang ini komunikasi cepat sangatlah dibutuhkan oleh semua orang demi untuk menjalin sebuah hubungan atau relasi yang nyaman dengan satu orang ke orang yang lain atau dari perusahaan satu ke perusahaan lainnya.
            Hubungan dengan seseorang akan lebih nyaman dengan di dukung fasilitas yang mendukung juga. Sekarang keberadaan smartphone sangatlah di butuhkan oleh kebanyakan orang begitupun dengan saya.


           Smartphone adalah teknologi telematika yang canggih untuk saat ini. Smartphone dalam bahasa Indonesia yaitu ponsel pintar, mengapa demikian? semua informasi yang kita butuhkan hampir semua terpenuhi oleh smartphone ini diantaranya web browser, chatting, kalkulator, info cuaca, kalenden dan masih banyak lagi lainnya.

Fungsi Smartphone

Smartphone atau ponsel pintar berdasarkan fungsinya dapat diklasifikasikan menjadi lebih dari lima fungsi utama.
  • Pertama smartphone adalah sebagai pembantu tugas kantor sehari-hari.
  • Kedua smartphone adalah sebagai perangkat untuk viewer, editing, pembuat file atau dokumen dalam format Word, TXT, dan PDF.
  • Ketiga smartphone adalah berfungsi sebagai media untuk melakukan Push E-Mail secara cepat.
  • Keempat ponsel cerdas adalah berfungsi sebagai perangkat teknologi hiburan.
  • Kelima smartphon atau ponsel smart adalah berfungsi sebagai perangkat untuk mengakses internet dengan jaringan 3G, HSDPA, plus Wi-Fi.
  • Keenam ponsel pintar (smartphone) adalah saat ini lebih banyak berfungsi sebagai pengganti pc desktop atau komputer.


Sumber :
http://tekonke.com/smartphone-adalah-definisi-lengkap-versi-pakar-teknologi-dan-tekonke/



Thursday, October 2, 2014

Telematika

            Telematika merupakan sebuah singkatan dari telekomunikasi dan informatika. Istilah telematika itu sendiri di ambil dari bahasa prancis, yaitu telematique. Istilah tersebut di gunakan pertama kali oleh Simon Nora dan Alain Minc pembuat buku dengan judul bukunya “L’informatisation de la Societe” pada tahun 1978.
            Telematika itu sendiri adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik. Telematika banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah bidang telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data yang menjadi kebutuhan konsumen mereka seperti telekomunikasi lewat telepon, saluran televisi, radio, media lainnya, dan juga sistem pelacakan navigasi secara realtime berbasis satelit yang disebut GPS(Global Positioning System).
Dalam penerapaannya, Telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi dalam hubungannya dengan pengaruh pengendalian/control pada objek jarak jauh. Dalam penerapan di bidang navigasi, telematika membutuhkan perangkat GPS sebagai perangkat pengiriman data, lalu data telematika diterima oleh layanan (vendor) seluler dan di teruskan ke pelangggan . Kemudian data telematika disimpan oleh pelanggan di device telekomunikasi seperti handphone, pda, dan smartphone.

Ragam Bentuk Telematika

Di dunia telematika terdapat berbagai ragamnya agar kegiatan di dalam dunia telematika tidak saling tindih, berikut ragam bentuknya :
  •     E-goverment

E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya
  •           E-commerce

Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim.

  •            E-learning

Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs.

Manfaat Telematika 
Manfaat dalam telematika di bagi menjadi 2 bagian dan di antaranya :

  •  UMUM
Telematika di pakai dalam sistem navigasi sebagai bagian dari teknologi komunikasi berpindah.

  • SPESIFIK
Telematika di gunakan juga pada dunia bidang kendaraan dan lalulintas.



Referensi :
http://swestimahardini.wordpress.com/2012/10/28/definisi-telematika-perkembangan-telematika-dan-kaitannya-dengan-komputer-tren-ke-depan-telematika/


Monday, April 14, 2014

Bibliografi

A. Pengertian

     Istilah bibliografi berasal dari kata Yunani “biblion” yang artinya buku dan “graphein” yang artinya menulis. Jadi, secara etimologis bibliografi berarti penulisan buku.
     Bibliografi adalah daftar pustaka yang mencakup isi dan deskripsi suatu buku, meliputi judul, pengarang, edisi, cetakan, kota terbit, penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, ukuran tinggi buku, dan ISBN.  Bibliografi atau Daftar Pustaka juga adalah daftar yang berisi judul buku, artikel, dan bahan penerbit lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sebuah karangan yang telah digarap.
Bibliografi terbagi dalam 3 cabang:
  1. Bibliografi sistematis/enumeratif (bibliografi yang biasa kita jumpai diperpustakaan) Merupakan hasil kajian terhadap buku dengan hasil berupa entri buku (bahan sejenis) yang tersusun secara logis serta bermanfaat untuk keperluan referens atau studi.
  2. Bibliografi Analitis dan Kritis adalah jenis ini mencakup kegiatan penelitian atas sifat fisik sebuah buku, yang sering menghasilkan keterangan tentang pembuatan dan sejarah buku. Bibliographer harus melakukan teknik evaluasi kritis. Jika dari sebuah buku tidak ditemukan tentang informasi pengarang, edisi, tahun terbit dan tempat terbit.
  3. Merupakan kajian terhadap buku sebagai sebuah objek seni (seni tulis, percetakan, iluminasi, penjilidan). Untuk mengkaji secara kritis novel abad-19 maka kita harus tahu situasi dan kondisi penerbitan/percetakan (semua yang berkaitan dengan buku) pada waktu itu. Jadi bibilografi histories adalah usaha untuk memahami buku dalam konteks dunia buku, kondisi social, budaya
    yang ada pada masa itu.

B. Fungsi

     Fungsi bibliografi hendaknya secara tegas dibedakan dari sebuah catatan kaki. Refrensi pada catatan kaki digunakan untuk menunjuk kepada tempat, dimana pembaca dapat menemukan pernyataan atau ucapan itu. Dalam hal ini pengarang, jidul buku dan sebagainya ,harus dicantumkan pula nomor halaman pernyataan atau ucapan itu bisa dibaca.
     Fungsi lain bibliografi yaitu sebagai pelengkap sebuah catatan kaki dan dapat mengetahui keterangan-keterangan yang lengkap mengenai tujuan dan harapan. Untuk mempersiapkan agar tidak ada kesulitan dalam menyusun biografi, setiap penulis harus tahu pokok-pokok mana yang harus dicatat. Pokok persoalan penting yang harus masuk dalam sebuah bibliografi adalah:
  • Nama pengarang, yang harus dikutip secara lengkap.
  • Judul buku, termasuk judul tambahan.
  • Daftar publikasi, penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan keberapa, nomor jilid, dan tebal buku tersebut.
C. Cara Penulisan Bibliografi

     Secara umum daftar pustaka disusun secara alfabet berdasarkan nama akhir penulis setiap
buku. Data pustaka diketik dari margin kiri; jika lebih dari satu baris, maka baris kedua dan
seterusnya diketik satu spasi dengan jarak 1,2 cm dari margin kiri. Gelar dan titel akademik
tidak harus dicantumkan, baik dalam kepustakaan maupun dalam catatan kaki.

Contoh:
Nama penulis yang lebih dari satu kata Nama penulis yang lebih dari satu kata, ditulis nama akhirnya diikuti dengan tanda koma, kemudian nama depan yang diikuti nama tengah dan seterusnya,

Contoh:
Nama penulis yang menggunakan Alif lam ma’rifah (al‐) Nama penulis yang menggunakan Alif lam ma’rifah (al‐), maka “al” pada nama akhirnya tidak dihitung, yang dihitung adalah huruf sesudahnya, contoh: nama Muhammad ibn Idris al‐Syafi’iy diletakkan dalam kelompok huruf S dan ditulis: Al‐Syafi’iy, Muhammad ibn Idris. Nama penulis yang menggunakan singkatan Nama penulis yang menggunakan singkatan, ditulis nama akhir yang diikuti tanda koma, kemudian diikuti dengan nama depan lalu nama berikutnya,

D. Contoh Bibliografi

[Nama Penulis], [Tahun Penerbitan]. [Judul]. [Tempat Penerbitan]. [Nama Penerbit].

Abdullah Hassan, 1984. Linguistik Am Untuk Guru Bahasa Malaysia. Petaling Jaya. Penerbitan Fajar Bakti Sdn. Bhd.

Campbell. W.G., 1976. Form And Style In Thesis Writing. Boston. Houghton Mifflis Company.

Mohd. Senu Awang, 1994. Khutbah Jumaat : Satu Analisis Laras. Kuala Lumpur. Penerbitan



Sumber :
http://ratihpratiwihadiningsih.blogspot.com/2010/05/bibliografi.html
http://msa88oja.blogspot.com/2009/04/contoh-bibliografi.html

Monday, March 24, 2014

Kutipan dan Catatan Kaki

A. KUTIPAN

       Kutipan adalah suatu kata yang mungkin semua orang belum tahu apa maksudnya. Kutipan juga merupakan suatu gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

Kutipan dibagi menjadi 2 macam :
  •  Kutipan Langsung
Kutipan langsung (direct quotation) adalah kutipan hasil penelitian, hasil karya, atau pendapat orang lain yang penyajiannya sama persis dengan teks aslinya (yang dikutip). Dalam merujuk sumber kutipan di teks utama, sebutkan referensinya dengan menulis nama pengarang, tahun penerbitan, dan nomor halamannya
Contoh :
  1. Ratnawati (2006:148) menegaskan bahwa “Hasil pemilu 1999 dan pemilu 2004 secara gamblang menunjukkan bahwa PDI-P leading di Kabupaten Bantul.”
  2. Menurut Miriam Budiardjo (1992:4-5), dalam pemilu yang menggunakan sistem distrik:
    negara dibagi dalam sejumlah besar distrik pemilihan (kecil) yang kira-kira sama jumlah penduduknya. Jumlah penduduk distrik berbeda dari satu negara ke negara lain, misalnya di Inggris  jumlah penduduknya kira-kira 500.000 orang dan India lebih dari 1 juta orang. Karena satu distrik hanya berhak atas satu wakil, maka calon yang memperoleh suara pluralitas (suara terbanyak) dalam distriknya menang.
  3. Berkenaan dengan kegiatan pembalakan liar (illegal logging), seorang tokoh masyarakat mengatakan bahwa ”kegiatan illegal logging di wilayah ini sudah sangat parah, dan upaya untuk membasminya seperti menegakkan benang basah” (Suparlan, wawancara, 21 Juli 2007).
  • Kutipan Tak Langsung
Kutipan tidak langsung (indirect quotation) merupakan kutipan hasil penelitian, hasil karya, atau pendapat orang lain yang penyajiannya tidak sama dengan teks aslinya, melainkan menggunakan bahasa atau kalimat penulis/peneliti sendiri. Dalam pengutipan ini, sumber rujukan harus disebutkan, baik dengan nomor halaman atau tanpa nomor halaman. Paling sedikit ada dua jenis kutipan tidak langsung atau ada dua cara dalam mengutip secara tidak langsung. Pertama, dengan meringkas, menyimpulkan, atau merujuk pokok-pokok pikiran orang lain.
Contoh :
  1. Gelombang demokratisasi yang ada di dunia ini bisa dibagi menjadi tiga periode, yakni demokratisasi gelombang pertama yang berlangsung antara 1828-1926, demokratisasi gelombang kedua yang terjadi antara 1943-1962, dan demokratisasi gelombang ketiga yang dimulai dari tahun 1974 sampai tahun1990-an (Huntington 1991). Mengingat sekarang masih banyak rejim-rejim otoriter, apakah akan ada gelombang demokratisasi keempat?
  2. Sistem distrik dan sistem proporsional adalah dua jenis sistem pemilihan umum yang paling populer, yang masing-masing sistem ini memiliki variannya sendiri-sendiri. Dalam sistem distrik, jumlah pemenangn yang akan menjadi wakil di parlemen—adalah satu orang, sedangkan dalam sistem proporsional jumlah wakil yang akan mewakili suatu daerah pemilihan adalah beberapa orang sesuai dengan proporsi perolehan suaranya (Budiardjo 1982:4).
  3. Sebagaimana terjadi di beberapa negara sedang berkembang, di Indonesia juga ditemukan bahwa bahwa banyak kasus korupsi yang terjadi atas nama pemberantasan korupsi (Kompas, 11 Maret 2008).
B. CATATAN KAKI

Catatan kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab karangan ilmiah. Catatan kaki biasa digunakan untuk memberikan keterangan dan komentar, menjelaskan sumber kutipan atau sebagai pedoman penyusunan daftar bacaan.

Cara Menulis Catatan Kaki

Cara penulisan catatan kaki memiliki beberapa aturan yang harus diperhatikan. Hal ini diterapkan agar penggunaan catatan kaki tersebut memang benar-benar berguna dan mudah dimerngeti. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam tata cara penulisan catatan kaki: 
  • Catatan kaki harus dipisahkan oleh sebuah garis yang panjangnya empat belas karakter dari margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
  • Catatan kaki diketik berspasi satu.
  • Diberi nomor.
  • Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
  • Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
  • Jika catatan kakinya lebih dari satu maka jarak antara satu catatan dengan catatan yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.
  • Jarak baris terakhir catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
  • Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Lebih baik potong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
  • Jika keterangan yang sama menjadi berurutan (misalnya keterangan nomor 2 sama dengan nomor 3, cukup tuliskan kata ibid daripada mengulang-ulang keterangan catatan kaki.
  • Jika ada keterangan yang sama tapi tidak berurutan, berikan keterangan op.cit., lih [x] [x] merupakan nomor keterangan sebelumnya.
  • Jika keterangan seperti opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan loc.cit.
  • Untuk keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik.

Contoh Catatan Kaki
  • Taufiq Ismail, Membaca Puisi, Taman Ismail Marzuki, 30-31 Januari 1980. 
  • Kompas, 25 Mei 1981.
  • Nurhadi, Membaca Cepat dan Efektif (Bandung: Sinar Baru, 1986), hal. 25 
PERBEDAAN
  • Kutipan
Dalam tulisan ilmiah, baik berupa artikel, karya tulis, skripsi, tesis, dan disertasi selalu terdapat kutipan. Kutipan adalah pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan. Seorang penulis tidak perlu membuang waktu untuk menyelidiki suatu hal yang sudah dibuktikan kebenarannya oleh penulis lain, penulis cukup mengutip karya orang lain tersebut
  • Catatan Kaki
Catatan kaki dicantumkan sebagai pemenuhan kode etik yang berlaku, sebagai penghargaan terhadap karya orang lain.


Sumber:
http://vinaafryani.wordpress.com/2012/11/09/pengertian-kutipan/
http://vinaafryani.wordpress.com/2012/11/11/pengertian-catatan-kaki/
http://taufikituopiex.wordpress.com/2010/11/19/perbedaan-antara-daftar-pustaka-kutipan-dan-catatan-kaki/

Sunday, November 17, 2013

Kalimat Efektif

         Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dapat dengan mudah di pahami oleh semua orang. Kalimat efektif di rancang untuk memudahkan pembaca untuk memahami tulisan atau artikel yang telah di buat, dan kalimat efektif ini mempunyai kriteria yang jelas, sesuai dengan kaidah, ringkas, dan enak untuk di baca.


TUGAS






Dilihat dari kutipan artikel dari majalah http://hai-online.com ini pemilihan kalimat efektif sudah tepat dan tidak ada penggalan kalimat yang mubazir.


Sumber :
http://hai-online.com/Hai2013/Lifestyle/Stuffs/Apple-Dikabarkan-Gelapkan-Pajak-Sebesar-1-3-Miliar-Euro 

Monday, October 21, 2013

pilihan kata - Diksi



Di postingan saya kali ini, saya akan membenarkan beberapa kutipan kata-kata dari Vicky Prasetyo saat wawancara dengan Zaskia, kemudian kata-kata yang sudah dikoreksi sehingga akan menjadi kalimat yg benar sesuai EYD.

Berikut ini adalah kata-kata Vicky Prasetyo saat di wawancara oleh wartawa:
 
"Di usiaku ini, twenty nine my age, aku masih merindukan apraesiasi karena basically, aku senang musik, walaupun kontroversi hati aku lebih menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya."
"Kita belajar, apa ya, harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar. Aku pikir kita enggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang kita menjadi keinginan."
"Dengan adanya hubungan ini," "bukan mempertakut, bukan mempersuram statusisasi kemakmuran keluarga dia, tapi menjadi confident."
"Tapi, kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga..." kata Vicky lagi.
Seusai memberikan keterangan itu, Zaskia berkata mesra kepada Vicky, "Dibeliin rumah ya Pap ya, aku dibeliin rumah ya sayang ya..."
"Nantilah, kita komunikasikan lagi,"


Dan dibawah ini adalah kata-kata yang sudah di benarkan menurut ejaan yang benar:
  • Di usiaku ini, twenty nine my age = Di umurku yang ke 29 ini 
  • aku masih merindukan apraesiasi karena basically, aku senang musik walaupun kontroversi hati aku lebih menyudutkan kepada konspirasi kemakmuran yang kita pilih ya. = di atas adalah kalimat yang mungkin sulit untuk kita mengerti, mungkin yang dia maksud "saya masih merindukan penghargaan di dalam musik karena saya pada dasarnya senang musik walaupun saya masih memprioritaskan karier."
  •  "Kita belajar, apa ya, harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar. Aku pikir kita enggak boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang kita menjadi keinginan." yang di benarkan "kita belajar keharmonisan dari hal terkecil, dan kita tidak boleh mementingkan ego masing-masing."
  •  "Tapi, kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik dan aku sangat bangga..." yang di benarkan "kita harus pandai dalam mengatur perekonomian keluarga agar lebih baik lagi."
Di atas adalah bentuk kata-kata yang sudah di benarkan menurut ejaan yang di benarkan atau EYD.
Sumber :

Tugas Grafik Komputer dan Pengolahan Citra (OpenGL)


GRAFIK KOMPUTER by Harda Rikki